Deathmetal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an.Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan ataukematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis.Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt dipopuler kan pada akhir 80an ) atau geraman maut (death
Pergerakkanutama Death Metal Indonesia diketahui pasti masuk pada awal 1990-an dan juga tidak pasti siapa dan dimana band pertama di Indonesia yang mengusung aliran ini,akan tetapi band band yang telah lama bergelut di dunia death metal tanah air ini adalah Trauma (1992-sekarang) Death Vomit(1995-sekarang) Jasad(1995-sekarang) Bloody Gore(1997
10Band metal yang Mempengaruhi Dunia 10. NAPALM DEATH Napalm Death adalah sebuah band grindcore/death metal yang paling bertahan lama, mereka berasal dari Birmingham, Inggris. Mulanya band dibentuk di desa Meriden dekat Birmingham, Inggris pada tahun 1981[4] oleh Nicholas Bullen dan Miles Ratledge, dengan nama band awal Civil Defence
Sebuah Band Death Metal bernama Slaughterion adalah band termasuk masih muda tetapi dengan personil yang sudah tidak asing lagi di dunia permetalan tanah air dan tentu saja tidak mungkin dibilang muda alias sudah suhunya aki-aki Underground. Adrin Nugraha, vokalis Slaughterion saat diwawancarai redaksi siaranjabodetabek.com menyampaikan, awal mula band Slaughterion
PerkembanganDeath Metal di Indonesia Di Indonesia, genre ini diawali pergerakan dan perkembangan-nya di tahun 1990-an dengan band thrash metal Rotor di Jakarta. Pergerakkan utama Death Metal Indonesia diketahui pasti masuk pada awal 1990-an dan juga tidak pasti siapa dan dimana band pertama di Indonesia yang mengusung aliran ini,akan tetapi band band yang telah lama bergelut di dunia death
Padanomor pertama ada band asal Florida (AS) dibentuk pada tahun 1983 oleh Chuck Schuldiner bersama dengan dua temannya, Kam Lee (drum) dan Rick Rozz (gitar), dengan nama Mantas. Mereka merekam demo empat lagu yang disebut Death by Metal. Kemudian, band ini mengubah namanya menjadi Death dan dengan anggota tetap Rick Rozz dan Kam Lee. Mereka mulai merilos demo berikutnya yang berjudul Reign of Terror.
Inijuga baru pertama kalinya di dunia, ada 32 band dari satu kota menelurkan album kompilasi death metal. Salah satu kunci perkembangan death metal di tanah Sunda ini adalah regenerasi. Dua belas band yang unjuk gigi di Bandung Deathfest 4, delapan di antaranya merupakan band muda termasuk Demons Damn dengan vokalisnya Uzie mewakili kaum hawa.
Dimanatahun ini (2012) mendatangkan salah satu "raja" death metal dunia, mereka adalah SUFFOCATION . Mereka menggelar Indonesian tour setelah sebelumnya mereka menggeber telinga para pecinta musik "cadas" di ibu kota "HAMMER SONIC: Jakarta International Metal Festival" bersama dengan band tachnical death metal asal USA NILE.
Bandkelima merupakan band Black-Death Metal, yaitu Arch Goat yang dibentuk di Finlandia. Album Pertama mereka diluncurkan pada tahun 1992 yang berjudul "Jesus Spawn". Sebuah album yang di dalamnya penuh dengan hujatan-hujatan kepada Tuhan. Style dan gaya Band ini mirip dengan Angelcorpse, yaitu anti Kristus serta banyak memainkan Filosophy
DeathMetal Gelombang Pertama (1983 - 1990) Death metal dapat dirunut akarnya ke masa keemasan heavy metal di tahun 1980-an. Dari pengaruh hebat yang dibawa band-band thrash metal seperti Slayer dan Kreator, death metal mulai tumbuh semenjak sebagian kecil orang yang tersebar di Amerika mencomot sound thrash metal yang cepat dan agresif milik
eQT6Gah. Oleh Mudya Mustamin Siapa band pencetus konsep musik death metal pertama di dunia? Atau, album rekaman manakah yang disepakati sebagai rilisan pertama yang berformat death metal? Ada beberapa teori yang mungkin bisa menjawab itu. Pertama, asal kata death metal itu sendiri bisa jadi merujuk dari sebuah majalah amatiran bernama Death Metal, yang pernah diterbitkan oleh Thomas Fischer dan Martin Ain dari band Hellhammer kemudian membentuk Celtic Frost. Atau dari sebuah album kompilasi rilisan Noise Records pada 1984, yang juga menggunakan judul “Death Metal”. Tapi kemudian yang benar-benar mengundang perdebatan adalah dirilisnya album “Seven Churches” 1985 oleh band Possessed, serta karya rekaman demo band Death saat masih menggunakan nama Mantas bertitel “Death by Metal” yang diperdengarkan lebih dulu, tepatnya pada 1983. Empat tahun kemudian, Death yang dimotori vokalis/gitaris Chuck Schuldiner lantas meluncurkan “Scream Bloody Gore”, album debut mereka yang disebut-sebut sebagai karya rekaman death metal sejati dan dianggap sebagai salah satu yang paling berpengaruh hingga hari ini. Oh ya, ada satu lagu berjudul “Death Metal” yang termuat di album “Seven Churches”. Judul itu merupakan sebuah istilah yang diakui Jeff Becerra, ia pakai untuk kepentingan sebuah tugas sekolah, ketika ia masih duduk di bangku SMA pada awal 1983 silam. Paul Mazurkiewicz, dramer Cannibal Corpse mengaku sangat sulit menentukan manakah yang bisa dianggap sebagai album pertama yang berkonsep death metal. “Ini selalu menjadi perdebatan,” serunya kepada media Underground Florida yang mewawancarainya. . . Tapi jika harus memilih, Paul menyebut kemungkinan terbesar adalah “Scream Bloody Gore”. Alasannya, dari sisi penerapan gaya vokal dan musiknya, sangat merepresentasikan ciri dan karakter death metal. Sementara “Seven Churches” masih terdengar pengaruh kuat elemen thrash metal. “Album Scream Bloody Gore’ sama sekali tidak thrash. Menurut saya album itu benar-benar death metal. Jeff Becerra vokalis/bassis Possessed memang memiliki vokal yang jahat’, mirip vokal Tom Araya Slayer. Vokal yang keren. Tapi Apakah bisa dianggap death metal? Anda tentunya sama sekali tidak bisa menganggap Tom tergolong death metal. Saya tidak menentang Possessed, Seven Churches’ album luar biasa. Dan saya sangat menyukai Scream Bloody Gore’, album Death terfavorit saya dan sangat mempengaruhi kami.” Fakta menarik, Jeff Becerra sendiri kerap menyebut Slayer sebagai salah satu band panutan Possessed, yang cukup banyak memberi pengaruh. Slayer yang sudah mulai berkiprah sejak 1981 memang berada di jalur thrash metal. Tapi formula yang mereka terapkan dianggap jauh lebih ekstrim, brutal, lebih cepat dan lebih satanic’ dari sekadar thrash metal. Itu yang membedakan Slayer dari monster thrash metal lainnya seperti Metallica, Megadeth atau Exodus. Lalu kepada media Antihero pada 2017, Jeff mengungkapkan bahwa Chuck Schuldiner sering menyebut Possessed sebagai panutan utama musik Death. Tapi di sisi lain, Jeff mengakui Death menjalankan konsep yang lebih personal’. “Mereka menerapkan arah yang berbeda, yang dirancang sesuai vibe mereka sendiri. Bahkan lebih jauh, Chuck juga bekerja sama dengan produser death metal era 80an yang juga menangani album Seven Churches’ Randy Burns untuk menggarap Scream Bloody Gore’.” OK, sebenarnya seperti apa sih genre death metal itu? Yang paling umum, struktur musiknya dibentuk dari geberan tempo yang cepat, permainan gitar yang berkadar distorsi tinggi dengan penalaan tuning yang rendah yang dikombinasikan dengan terapan permainan instrumentasi yang teknikal. Sementara di lini dram didominasi gempuran teknik blast beat dan double bass yang brutal namun berdinamika. Tak lupa, koaran vokal berkarakter growl yang berat, pekat dan mengguntur, yang kerap pula dikombinasikan dengan lengkingan vokal di register tinggi . Liriknya? Tidak jauh-jauh dari tema gelap’ seperti satanisme, hal-hal mistis, hingga kekerasan yang ekstrim seperti mutilasi, pemerkosaan, dan nekrofilia. Nah, terlepas dari polemik antara Possessed dan Death, genre death metal sendiri terus berkembang pesat dengan berbagai variasi, yang biasanya mewakili karakteristik masing-masing band penganutnya. Bahkan tak jarang terseret-seret di antara black metal dan thrash metal. Seperti yang dipraktekkan para pejuang veteran dari daratan Eropa macam Venom, Bathory hingga Hellhammer apad awal era 1980an. Lalu hampir satu dekade setelahnya, bermunculan pengembang lainnya macam Entombed, At the Gates, Dismember, Tiamat, Grave, Bolt Thrower hingga Carcass. Sementara di Amerika, death metal terus dikumandangkan oleh beragam band yang bisa dibilang, sedikit banyak mengikuti jejak Death dan Possessed seperti Obituary, Morbid Angel, Deicide, Cannibal Corpse hingga Suffocation. Lalu sepak terjang death metal semakin mendunia seiring dengan bermunculannya label independen yang mengakomodasi pergerakan genre tersebut, sebutlah seperti Earache Records, Relativity Records hingga Roadrunner Records, lalu Nuclear Blast, Century Media Records dan Peaceville Records. Kini, death metal sendiri telah melahirkan berbagai varian sub-genre. Mulai dari blackened death metal, brutal death metal, industrial death metal, melodic death metal, slam death metal, symphonic death metal, technical death metal hingga deathcore. Nah, apa album death metal favorit kalian sejauh ini?