Lensadengan bukaan lebar (f/2.8) efeknya shutter speed bisa tinggi misal 1/500″. Sedangkan di f/4 speed harus lebih rendah 1/250″. Kalau Anda ingin memotret action atau objek dengan gerakan cepat pilih 70-200 f2.8. Sedangkan 70-200 f/4 IS adalah lensa yang bisa digunakan jika kondisi low light tapi non action. FotoPortrait Dengan Lensa Fix 50mm F1 8 Seni Dan Teknik - Download. Download. 10 Alasan Mengapa Lensa 50mm Terbaik Bagi Anda - Download. Cara Memotret Blur Dengan Kamera Dslr Perlu Teknik - Download. Mau Beli Lensa Apa Ya - Download. Tips Memilih Lensa Sesuai Destinasi Travelingmu 8 Teknik Paling Ampuh Memotret Landscape Di Siang Hari Hargalensa macro canon ini cukup mahal sekitar Rp. 17 jutaan. 3. Canon EF-S35mm f/2.8 Macro IS STM. Kali ini rekomendasi selanjutnya adalah lensa macro canon murah dan ringan dengan aperture maksimum f/2.8. Dilengkapi juga dengan hybrid IS yang memungkinkan penggunanya menangkap bidikan mikro. Sebagaicontoh, jika Anda memiliki lensa fix 50mm, berarti Anda tidak akan bisa memotret landscape dan mendapatkan sudut pandang yang sama dengan lensa 18mm meskipun Anda mundur hingga jarak yang jauh. Hasilnya akan berbeda. Namun, penggunaan lensa fix ini memiliki keuntungannya sendiri bagi yang lihai dan jago menggunakannya. Andahanya bisa pasrah dengan fokal lensa yang tertera di bodi lensa tersebut, contohnya jika anda memiliki lensa fix 50mm anda takkan mungkin bisa memotret landscape dan mendapatkan sudut pandang sama seperti lensa 18mm, bahkan sekalipun anda mundur hingga jarak yang jauh tetap hasilnya akan berbeda. Terkadangjuga saat kita memotret landsekap banyak sekali hal kecil yang terlupakan saat memotret. Berikut ini tips memotret landscape sederhana. Waktu terbaik. Mungkina anda tahu tentang "golden time" atau waktu terbaik untuk memotret, waktu satu jam menjelang dan dua jam setelah matahari terbit, serta dua jam menjelang matahari tenggelam Fotodengan bukaan shutter speed lama misalnya ¼ sampai 2 detik Kedua: Foto dengan bukaan shutter speed cepat misalnya 1/300 Kemudian hasil kedua foto ini kamu gabungkan dengan software adobe photoshop menggunakan fitur masking. GUNAKAN SELF TIMER KAMERA Memotretlandscape sangat berbeda dengan cabang fotografi lainnya. Ada banyak hal yang harus diketahui dan dipahami secara khusus. Langsung saja saya sampaikan beberapa hal khusus yang perlu dipahami dan diperhatikan untuk membuat foto landscape yang bagus. Lakukan survey awal untuk lokasi yang anda akan kunjungi. Anda dapat melakukan survey BeliLensa Tamron 17-50mm dengan menjual kit Canon 18-55mm, serta mempertahankan Tamron Tele 75-300mm. Beli lensa sapu jagad Tamron 16-300mm, dengan menjual kit Canon 18-55mm & Tamron 75-300mm. Nah pertanyaan yang cukup membuat bingung PB untuk dimintai masukan juga nich, pasalnya jadi ikutan galau . Agaranda mendapatkan efek bokeh terbaik, tempatkanlah subjek anda sedekat mungkin dengan lensa. Jika anda berfokus terhadap objek yang begitu dekat dengan kamera, sudah dapat dipastikan bahwa cahaya pada latar belakang gambar tersebut menghasilkan efek blur yang menakjubkan. Efek blur tercapai pada bukaan aperture terkecil, seperti pada bukaan: f/8. UOLnqi. Jakarta - Beberapa waktu lalu, Leica merilis tiga lensa wide terbaru. Dan seperti generasi sebelumnya, tiga-tiganya lensa fix alias tidak bisa di-zoom. Masing-masing yakni Summicron-M 35mm f/2, Summicron-M 28mm f/2, dan Elmarit M 28mm f/2, peluncuran itu, terlihat Leica hendak mempertahankan genre lensa fix untuk menjaga standar kualitas fotografi. Bukan karena harganya yang relatif lebih mahal, namun karena ketajaman, akurasi dan cara bertutur yang lebih representatif dari lensa Leica, banyak pabrikan membuat lensa fix meski tetap mengandalkan pertumbuhan lensa zoom. Sebab, banyak kalangan terutama pemula fotografi menilai lensa fix terdengar membingungkan - apapun mereknya tidak hanya Leica saja. Alasan utamanya karena lensa fix tidak bisa maju mundur sehingga tidak bisa mendekatkan subjek yang jauh. Perempuan cantik di balkon atau para gadis payung di lintasan balap tidak bisa dijepret dengan close up. Pertanyaannya, bagaimana cara menikmati dan memaksimalkan lensa wide fix dengan 'keterbatasan' tersebut?Pertama, rasakan sensasi memotret dengan nyaman dengan fokus pada subjek foto yang ada di depan mata. Beberapa pengguna lensa fix membatasi pada subjek yang berada di tiga atau empat meter di depan lensa. Selain itu, lupakan. Kenyamanan ini membuat pikiran fotografer tidak ke mana-mana. Tak perlu berfikir general dengan memperhatikan hal-hal menarik dari landscape sampai detil dan close up. Dari subjek di kejauhan hingga yang terdekat di depan hidung. Otak menjadi lebih rileks untuk menemukan momen dengan cepat, fotojenik, karena tidak bisa zoom, mau tidak mau harus mendekat ke subjek untuk memperoleh hasil foto maksimal. Nah, menyapa dan berinteraksi langsung bakal memberikan sesuatu yang tidak terduga sebelumnya. Nikmati proses komunikasi tersebut dengan riang dan tulus bukan karena keharusan mendapatkan foto terbaik. Percayalah, ketulusan dan kekuatan emosi tersebut bakal tergambar dari foto yang dihasilkan. Gambar bakal lebih jernih, bersuara dan mempunyai karakter yang kuat. Ketiga, manfaatkan kelebihan aperture lensa fix dengan efektif. Cobalah gunakan pada aperture favorit seperti f/1,8, f/2,8, f/5,6, f/9, f/11 dan f/13. Pada diafragma tersebut, lensa fix teruji dengan ketajaman gambar baik untuk lansekap diafragma terkecil atau detil/close up diafragma terbesar.Kenapa bisa begitu? Tidak lain karena sistem lensa fix tidak serumit lensa zoom. Sehingga kinerja lensa mampu menghasilkan gambar yang lebih efektif, detail dan dengan itu, lensa fix yang biasanya mempunyai diafragma besar f/1,4 atau f/2,8 sangat membantu untuk pemotretan pada kondisi temaram lowlight. Sekaligus membuat efek bokeh yang patut diandalkan. Speed kamera pun bisa lebih cepat sehingga gambar goyang/shake bisa gunakan lensa wide fix untuk sesi foto yang direkomendasikan seperti streetphotogaphy, traveling, portrait dan dokumenter. Sementara untuk genre foto yang tidak memungkinkan seperti photojournalist, wildlife maupun sport photograhy dapat hindari dulu. Dengan mengetahui penggunaan yang tepat, lensa lebar tanpa zoom ini bisa menghasilkan gambar yang maksimal. Memotretpun menjadi menyenangkan dan membuat semangat tersendiri. Ari/ash Lensa yang Cocok untuk Foto Landscape – Salah satu teknik fotografi yang paling digemari oleh fotografer adalah mengambil gambar lansekap atau pemandangan alam. Selain mempelajari beberapa teknik tertentu, untuk mendapatkan foto lansekap yang menakjubkan, maka tak dapat dipungkiri pula bahwa kamu harus memperhatikan lensa yang cocok untuk foto kamera tentunya menjadi salah satu hal yang harus kamu pertimbangkan karena sangat berpengaruh besar dan dominan terhadap foto lansekap yang akan dihasilkannya. Ketajaman gambar, perbandingan subyek, jarak pandang yang fokus, kejelasan suatu gambar, dan hal lainnya ditentukan oleh lensa yang baik. Oleh karena, sangat penting ketika kamu ingin memotret lansekap, maka kamu juga harus mengerti lensa yang cocok untuk foto landscape Yang Cocok Untuk Foto LandscapeBerikut DIY Kamera berikan rekomendasi lensa yang cocok untuk foto landscape, diantaranya yaitu Ultra Wide & Wide Angle LensLensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini sangat populer di kalangan fotografer lansekap. Memiliki sudut yang lebar, pastinya lensa ini dapat memotret pemandangan yang luas, sehingga pandangan akan tampak lebih pada area pemotretannya. Akan tetapi, perlu diperhatikan pula bahwa apabila kamu menggunakan sudut yang terlalu lebar, maka akan muncul efek fisheye, yaitu gambar akan berubah baik itu bentuk maupun menyimpang ke tepi sebagaimana baisanya terjadi pada panjang fokal 18 mm atau lebih demikian, jika kamu memilih untuk menjadi fotografer lansekap atau landscape, maka lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini merupakan pilihan utama yang harus kamu pilih. Selain memberikan sudut pandang yang luas, lensa ini juga mampu memberikan sense of depth, sehingga membuat garis horizon tampak lebih StandarLensa standar juga menjadi salah satu lensa yang cocok untuk foto landscape, dimana lensa ini dapat menangkap obyek yang dekat sebagaimana mata manusia melihat sesuatu. Lensa ini pun memiliki jarak sekitar 50 mm. Dengan menggunakan lensa ini, maka fotografer dapat membidik obyek dengan benar-benar fokus, yaitu pada pemandangan lansekap, sehingga tampak lebih detail dan hal-hal yang mengganggu dapat kamu ingin gambar lain selain landscape, maka lensa 50 mm dengan aperture f/ dapat kamu tambahkan pada lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini. Akan tetapi jika kamu ingin fokus pada foto landscape, maka kamu dapat menentukan komposisi yang tepat dengan melihat zoom out dan zoom out ketika kamu ingin membidik obyek lebih dekat atau lebih LensSelain kedua lensa yang cocok untuk foto landscape di atas, alternatif lensa lainnya yang dapat kamu pilih untuk menghasilkan gambar lansekap yang berkualitas adalah lensa telephoto 85-200 mm atau biasa disebut dengan lensa jarak jauh. Digunakannya lensa jarak jauh ini pada pemotretan lansekap, maka akan membantu kamu seolah kamu berada cukup dekat dengan subyek yang kamu ini tergolong cukup mahal dibandingkan kedua lensa di atas. Akan tetapi, lensa ini tak harus kamu beli karena kamu tak selalu memotret dengan menggunakan aperture yang super luas. Dalam hal ini lensa tele sangat berperan untuk menciptakan sebuah foto yang sederhana tetapi tetap memiliki karakter yang kuat. Oleh karenanya, untuk memotret pemandangan yang luas tersebut, tidak mesti selalu menggunakan sudut yang lebar, tetapi juga dapat menggunakan lensa yang cocok untuk foto landscape berjenis tele ini agar foto landscape dapat lebih bagus dan subjek dapat lebih terisolasi untuk menampilkan foto yang memiliki komposisi foto yang lebih fokus atau penekanan yang lebih itulah beberapa lensa yang cocok untuk foto landscape yang dapat kamu gunakan. Untuk menghasilkan foto lansekap yang berkualitas selain mepersiapkan lensa, tentu skill atau teknik juga perlu diperhatikan. Pasalnya, apalah arti sebuah alat jika penggunannya tidak memiliki skill yang memadai. Nah, semoga info mengenai lensa yang cocok untuk foto landscape di atas dapat berguna. Saat ini, banyak sekali penggunaan teknik fotografi makro yang dilakukan oleh fotografer handal maupun yang masih pemula. Teknik ini memungkinkan Anda untuk memotret objek dengan sangat detail dan memperbesar gambarnya secara signifikan. Nah, dalam artikel ini akan kami berikan panduan tentang teknik fotografi makro menggunakan kamera HP. Untuk itu, langsung saja simak artikel ini sampai habis ya. Teknik Fotografi MakroMengapa Harus Memakai Teknik Fotografi MakroJenis-Jenis Lensa MakroCara Kerja Teknik Fotografi MakroKeuntungan Menggunakan Teknik Fotografi MakroManfaat Teknik Fotografi MakroTips Fotografi Makro dengan Kamera HPTips Memotret dengan Kamera HPJenis-jenis Foto Makro dengan Kamera HPFoto KomposisiFoto Close-UpFoto Wide AngleKesimpulan Teknik Fotografi Makro Teknik Fotografi Makro adalah teknik pengambilan gambar yang memperkecil ukuran dari sebuah objek atau benda dan menghasilkan gambar yang bersifat close-up pada satu bagian benda tersebut. Teknik ini menggunakan lensa khusus yang dirancang untuk memperbesar bagian detail yang ingin difokuskan. Dalam fotografi makro, fokus pada benda bisa mengubah keseluruhan karakteristik dan keindahan dari objek tersebut menjadi sangat menonjol dan terkesan menawan. Mengapa Harus Memakai Teknik Fotografi Makro Ada beberapa alasan mengapa Anda harus menggunakan teknik fotografi makro untuk memotret objek atau benda. Pertama, dengan menggunakan teknik makro, Anda bisa memperbesar ukuran objek sehingga detailnya bisa diambil dengan sangat baik. Hal ini sangat bermanfaat jika objek yang ingin Anda ambil fotonya adalah objek yang kecil dan detailnya sulit dilihat dengan mata telanjang. Kedua, teknik makro memungkinkan Anda untuk memfokuskan detail pada satu bagian dari objek. Dengan cara ini, Anda bisa membuat gambar yang sangat menawan dan menunjukkan keindahan dari sebuah objek. Jenis-Jenis Lensa Makro Ada beberapa jenis lensa makro yang dapat Anda gunakan untuk mengambil gambar dengan teknik fotograf makro. Jenis lensa makro yang sering digunakan adalah lensa Nikkor micro yang memiliki kelebihan pada ketajaman gambar dan kualitas. Lensa 50mm f/ atau 50mm f/ juga sering digunakan karena harganya yang terjangkau dan hasil gambar yang cukup memuaskan. Namun, Anda juga bisa menggunakan lensa khusus makro dengan kualitas yang lebih baik dan kecocokan dengan kamera yang beragam. Cara Kerja Teknik Fotografi Makro Cara kerja teknik fotografi makro adalah dengan memfokuskan lensa pada bagian kecil dari objek yang ingin diambil gambarnya. Hal ini akan membantu meningkatkan detail gambar dan menghasilkan gambar yang jelas dan tajam. Selain itu, teknik fotografi makro juga memanfaatkan kedalaman lapangan atau depth of field DOF agar menghasilkan gambar dengan latar belakang yang buram dan fokus pada objek yang ingin dicurahkan perhatiannya. Keuntungan Menggunakan Teknik Fotografi Makro Ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan teknik fotografi makro. Pertama, teknik ini memungkinkan Anda untuk mengambil gambar objek dengan detail yang tinggi sehingga hasilnya bisa lebih menawan dan menarik perhatian. Kedua, teknik makro juga memungkinkan Anda untuk mengambil gambar dengan latar belakang yang buram sehingga objek yang ingin dicurahkan perhatiannya menjadi lebih menonjol. Ketiga, teknik makro juga memungkinkan Anda untuk bermain dengan perspektif dan menghasilkan gambar yang berbeda dengan sudut pandang yang unik. Manfaat Teknik Fotografi Makro Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari teknik fotografi makro adalah Anda bisa memperbesar objek dengan detail tinggi yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Teknik ini juga memungkinkan Anda menghasilkan gambar yang tajam dan jelas serta menampilkan detail pada bagian objek yang ingin dicurahkan perhatiannya. Selain itu, teknik fotografi makro juga memungkinkan Anda untuk bermain dengan perspektif dan menghasilkan gambar dengan sudut pandang yang unik dan menarik. Tips Fotografi Makro dengan Kamera HP Kini, dengan kemajuan teknologi, memotret dengan teknik makro tidaklah sulit. Anda juga bisa menggunakan kamera HP sebagai alternatif pembuatan foto makro. Berikut beberapa tips fotografi makro dengan kamera HP Gunakan obyek kecil dengan detail yang halus seperti tanaman, serangga, atau barang kecil lainnya Pilih hp yang Anda gunakan dengan kualitas kamera yang memadai Pilih mode makro pada kamera hp Perhatikan pencahayaan, gunakan pencahayaan yang cukup untuk memperjelas detail objek. Gunakan tripod untuk menjaga tetap stabil. Perhatikan fokus atau spot, fokus pada bagian objek dengan detail yang paling menarik agar menjadi titik fokus utama. Menggunakan auto white balance dan ISO rendah dapat membantu mengurangi noise pada gambar. Jenis-jenis Foto Makro dengan Kamera HP Ada beberapa jenis foto makro yang dapat dihasilkan dengan menggunakan kamera HP, diantaranya Foto Komposisi Foto komposisi adalah jenis foto makro yang menggabungkan beberapa objek dalam satu frame atau gambar. Foto ini biasanya dibuat untuk menunjukkan banyak objek dengan detail yang sangat halus dalam satu gambar. Foto Close-Up Foto close-up adalah jenis foto makro yang memfokuskan bagian kecil dari objek atau benda. Teknik ini menghasilkan gambar dengan detail tinggi sehingga gambar tersebut terlihat tajam dan jelas. Foto Wide Angle Foto wide angle adalah jenis foto makro yang memfokuskan pada objek utama dengan latar belakang yang lebar. Teknik ini menghasilkan gambar dengan nuansa yang lebih dramatis dan menampilkan detail yang lebih tajam. Kesimpulan Begitulah penjelasan mengenai teknik fotografi makro menggunakan kamera HP. Dalam fotografi, teknik makro sangat membantu dalam menghasilkan gambar yang menawan dan menarik perhatian. Selain itu, Anda juga bisa menghasilkan gambar makro dengan menggunakan kamera HP yang memiliki kualitas kamera yang memadai. Semoga panduan ini bermanfaat dan menginspirasi Anda dalam memotret objek-objek dengan teknik makro yang menawan.